Blog EntryPulsa Elektrik Muraaaahh Bgt Jun 6, '08 7:10 PM
for everyone
NANDA OK MASTER DEALER PULSA

Aku sekarang punya master dealer pulsa elektrik, bagi kamu-kamu yang biasanya beli pulsa harus pergi ke kios / toko pulsa dengan harga eceran, sekarang udah ga jamannya lagi........
sekarang beli pulsa elektrik cukup isi dari hp kamu sendiri dan dimanapun kamu berada diseluruh Indonesia, harga yang kamu dapetin juga bukan harga eceran tapi harga dealer
yang jauh lebih murah dari harga eceran.
lihat tabel dibawah :

AS

Kode Harga
A100 Rp 107.750
A100D 109000
A10 Rp 11.250
A15 17650
A25 28100
A50 Rp 54.500
A50D 55000
A5 Rp 6.250

SIMPATI

Kode Harga
S10 Rp 11.000
S150 Rp 141.000
S20 Rp 19.950
S50 Rp 49.350
S5 6350
S100 96150

FREN

Kode Harga
N150 Rp 156.500
N200 Rp 193.000
N25 Rp 24.250
N300 Rp 300.000
N50 Rp 48.250
N500 Rp 500.000
N100 Rp 95.750
N10 Rp 9.750

IM3

Kode Harga
I15 Rp 14.150
I20 Rp 18.900
I25 Rp 23.600
I50 Rp 46.500
I10P Rp 50.000
I5 Rp 5.150
I5R Rp 5.150
I8 Rp 8.000
I100 Rp 93.000
I10 Rp 9.925

MENTARI

Kode Harga
M150 Rp 139.000
M20 Rp 18.900
M25 Rp 23.600
M30 Rp 28.000
M40 Rp 37.500
M50 Rp 46.500
M5 Rp 5.150
M75 Rp 70.000
M100 Rp 93.000
M10 Rp 9.925

FLEXY

Kode Harga
F150 Rp 140.800
F20 Rp 19.250
F50 Rp 46.800
F100 Rp 93.500
F10 Rp 9.750

JEMPOL

Kode Harga
J200 Rp 194.500
J25 Rp 24.450
J50 Rp 48.750
J5 Rp 4.975
J100 Rp 97.500
J10 Rp 9.850

STARONE

Kode Harga
TR20 Rp 19.250
TR50 Rp 47.500
TR100 Rp 94.500
TR10 Rp 9.850

THREE

Kode Harga
RE1 Rp 1.150
RE20 Rp 19.400
RE30 Rp 29.000
RE50 Rp 48.500
RE10 Rp 9.800

XL BEBAS REGULER

Kode Harga
X200 Rp 194.500
X25 Rp 24.450
X50 Rp 48.750
X5 Rp 4.975
X100 Rp 97.500
X10 Rp 9.850

XL XTRA BEBAS

Kode Harga
XX50 Rp 48.750
XX100 Rp 97.500
XX10 Rp 9.850

FISIK FLEXY

Kode Harga
FF10 Rp 10.200
FF25 Rp 24.250
FF50 Rp 46.250
FF100 Rp 92.500

SMART 10

Kode Harga
RT10 Rp 9.600

SMART 100

Kode Harga
RT100 97000

SMART 20

Kode Harga
RT20 Rp 19.000

SMART 5

Kode Harga
RT5 Rp 4.900

SMART 50

Kode Harga
RT50 Rp 47.500

FISIK CERIA

Kode Harga
FC20 Rp 18.250
FC50 Rp 44.900
FC5 Rp 4.750
FC100 Rp 89.900
FC10 Rp 9.250

FISIK MENTARI

Kode Harga
FM10 Rp 10.750
FM25 Rp 25.250
FM50 Rp 49.500
FM100 Rp 98.000

FISIK FREN

Kode Harga
FN10 Rp 10.000
FN20 Rp 20.000
FN50 Rp 49.000

AXIS 10

Kode Harga
AX10 Rp 9.800

AXIS 100

Kode Harga
AX100 Rp 96.500

AXIS 25

Kode Harga
AX25 Rp 24.250

AXIS 5

Kode Harga
AX5 Rp 5.000

FISIK SMART

Kode Harga
FRT20 Rp 19.000
FRT50 Rp 46.750
FRT100 Rp 93.250

DOMPET SMART

Kode Harga
DRT200 Rp 188.000
DRT300 Rp 282.000
DRT400 Rp 376.000
DRT500 Rp 470.000
DRT100 Rp 94.000

FISIK SIMPATI

Kode Harga
FS50 Rp 50.750
FS100 Rp 98.500

FISIK STARONE

Kode Harga
FST10 Rp 10.450
FST20 Rp 19.500
FST50 Rp 48.000
FST100 Rp 98.000

FISIK AS

Kode Harga
FA25 Rp 28.500
FA50 Rp 52.750

FISIK ESIA

Kode Harga
FE10 Rp 10.350
FE25 Rp 24.000
FE50 Rp 47.350
FE100 Rp 93.250

FISIK THREE

Kode Harga
FZ10 Rp 10.500
FZ10S Rp 10.750
FZ1 Rp 1.350
FZ30 Rp 29.500
FZ50 Rp 48.000
FZ100 Rp 95.000

FISIK AXIS 10

Kode Harga
FAX10 Rp 10.000

FISIK AXIS 50

Kode Harga
FAX50 Rp 47.500

FISIK IM3

Kode Harga
FI10 Rp 11.000
FI10P Rp 11.000
FI15 Rp 15.750
FI25 Rp 24.500
FI50 Rp 49.500
FI5 Rp 5.750
FI100 Rp 98.000

ONLINE ESIA

Kode Harga
E10 11250

ONLINE ESIA

Kode Harga
E1 1300

ONLINE ESIA

Kode Harga
E15 15250
E20 20200
E25 24050
E4 4300
E50 47300
E5 5400
E9 9250

ONLINE ESIA

Kode Harga
E100 93000

ESIA

Kode Harga
F250 Rp 234.500

FISIK LIPPO

Kode Harga
FL10 12000
FL25 27000
FL50 48750
FL100 95500

FISIK XL BEBAS

Kode Harga
FX10 Rp 13.000
FX25 Rp 25.250
FX50 Rp 49.000
FX5 Rp 6.250
FX100 Rp 97.000

FISIK XL JEMPOL

Kode Harga
FJ10 Rp 13.000
FJ25 Rp 25.250
FJ35 Rp 34.000

Status warna voucher: [
Normal] [Normal]

Cara Pendaftaran Pulsa Elektrik :
Cukup kirim nomor hp kamu melalui sms ke 03160309740 atau tulis Personal Message/ comment
Nanti kamu akan mendapatkan data registrasi yang akan dikirim melalui sms ke nomor kamu, contoh data registrasi seperti dibawah ini :
NANDA OK
REG ID:3261342176
AGEN ID:NP0001
PAKET:KIOS
PIN:1234
SALDO AWAL:Rp.1,-
SIMPAN DAN CATAT SMS INI

Setelah kamu mendapatkan sms diatas berarti kamu sudah aktif sebagai dealer pulsa elektrik dan kamu juga bisa melayani transaksi penjualan pulsa elektrik buat kamu sendiri atau dari saudara,keluarga,temen dan orang lain.
Note : semua sms balasan ini tidak akan mengurangi pulsa anda sedikitpun.
Untuk bisa melakukan transaksi kamu harus menambah saldo kamu terlebih dahulu sesuai nominal yang kamu butuhin untuk kebutuhan atau transaksi kamu.

Cara Deposit Pulsa atau Menambah Saldo Deposit :
Cukup Dengan Transfer minimal Rp.100.000,- ke No.Rekening :
No.Rek : 0976-01-024906-53-2
Bank    : BRI Unit Wonokromo
Setelah melakukan transfer ke nomor rekening diatas harap melakukan konfirmasi di nomor 03160309740 atau melaluli Personal Message

Perintah Yang Digunakan :
[--] Transaksi ketik : [KodeVoucher.NoYangAkanDiisi.No.PIN] contoh: s20.0812xxx.pin
[••] Cek saldo ketik : s.pin (tarif 200 rupiah)
[••] Cek Harga ketik :simpati.pin (tarif 500 rupiah)
[••] Transfer Saldo ketik : tt.agentujuan.rupiah.pin

Nomor
SMS Center :
[••] AS           : 085232165111,085230999111,085231069111
[••] ESIA        : 03191161110
[••] FLEXI      : 03171559111
[••] IM3          : 085648289111
[••] MENTARI : 081615899111
[••] XL           : 081703139111,081703619111,081703032111
[••] THREE     : 08993359111

Kalo ada yang perlu ditanyain bisa call/sms ke nomor 03160309740 atau Personal Message  dan email : widha_cute@yahoo.com


Blog EntryTips Download MP3 Di MultiplyFeb 12, '08 9:54 PM
for everyone
Cara Download MP3 Di multiply :

Untuk mendownloadnya ikuti langkah berikut ini:
  1. Gunakan browser Mozilla Firefox
  2. Dari menu Tools di browser Firefox pilih Add-ons lalu Get Extensions
  3. Firefox akan membuka Tab baru
  4. Dari menu search di tab yang terbuka cari add-on Unplug lalu di-install
  5. Download Orbit Downloader dari www.orbitdownloader.com lalu di-install
  6. Setelah semuanya ter-install anda siap mendownload musik dari multiply

Cara mendownload file mp3 dari multiply yang biasa saya gunakan adalah sbb:
  • Pilih menu music dari blog multiply yang ingin kita download mp3-nya
  • Klik Comments dari menu yang ada di bawah playlist yang lagunya ingin kita download
  • Setelah kita masuk ke playlist yang dimaksud aktifkan add-on unplug yang sekarang aktif di browser Firefox
  • Add-on unplug akan membuka halaman baru yang sudah ada list lokasi-lokasi file mp3 yang ingin kita download
  • Gunakan aplikasi orbit downloader untuk mendowload file mp3 yang kita inginkan dari lokasi-lokasi tersebut



Blog EntryTips Download MP3 Jan 12, '08 3:06 PM
for everyone
Tips Download MP3 File dengan Google dan di Multiply Dec 28, '07 7:17 AM
for everyone

A. MP3 File Hunting via Google

  1. Buka Google
  2. Masukkan query berikut ke dalam kotak pencarian.

    ?intitle:index.of? mp3 [artist] [title]

    Ubah [artist] dengan nama artis/band/penyanyi yg Anda cari

    Ubah [title] dengan judul lagu yg Anda cari.

    Contoh:
    ?intitle:index.of? mp3 coldplay
    ?intitle:index.of? mp3 “simple plan”
    ?intitle:index.of? mp3 “simple plan” untitled
    ?intitle:index.of? mp3 “welcome to my life”

  3. Contoh hasil pencarian:

    Search Result

    Tekan salah satu dari hasil pencarian di atas, dan hasilnya adalah sbb:

    MP3 List

    Jika sesuai dengan yg Anda inginkan, tekan Klik Kanan dan pilih Save As untuk menyimpan MP3 lagu tersebut.
  4. Selamat mencoba!

B. MP3 File Hunting di Multiply

  1. Daftarkan diri Anda terlebih dahulu ke Multiply.com jika belum mempunyai account di sana.
  2. Buka Google
  3. Masukkan query berikut ke dalam kotak pencarian.

    ?inurl:multiply.com/music? [artist] [title]

    Ubah [artist] dengan nama artis/band/penyanyi yg Anda cari

    Ubah [title] dengan judul lagu yg Anda cari.

    Contoh:
    ?inurl:multiply.com/music? dewa
    ?inurl:multiply.com/music? dewa dewi
    ?inurl:multiply.com/music? "ada band" "haruskah ku mati"

  4. Pilih salah satu dari hasil pencarian atau copy alamat url di halaman browser baru. Setelah masuk halaman Multiply, silahkan Sign in dengan user name  dan password anda. Bila sudah terbuka halaman lokasi file yang dicari, klik download atau Klik Kanan dan pilih Save As untuk menyimpan MP3 lagu tersebut.
  5. Selamat mencoba!

C. Video File Hunting di Multiply

Prinsuipnya sama dengan mencari file MP3 di atas. Pada langkah ke-3 hanya sedikit mengubah query sebagai berikut:

?inurl:multiply.com/video? [artist] [title]

Ubah [artist] dengan nama artis/band/penyanyi yg Anda cari

Ubah [title] dengan judul lagu yg Anda cari.

Contoh:
?inurl:multiply.com/video? dewa
?inurl:multiply.com/video? dewa dewi
?inurl:multiply.com/video? "ada band" "haruskah ku mati"

nb: pilihan [artist] dan  [title] bisa ditulis semua atau salah satu saja.

Sumber (dengan beberapa tambahan):

1. How To Download MP3 from WWW Using Google

2. http://downloadlaguindonesia.net/


Blog Entry8 ThINgS AbOuT MeSep 30, '07 1:38 AM
for everyone
wah ada - ada aja nich yuke pake bikin PR lagi.......tapi gpp koq asyik juga....

(1) Each Blogger starts with eight random facts/habits about themselves
(2) Blogger that are tagged need to write on their own blog about their eight things and post these rules. At the end of your blog,
(3) You need to choose 8 people to get tagg and list their names
(4) Don't forget to leave them a comment telling them they've been tagged to read ur blog.



1. Facial and woman treatment di Natasha biasanya sich bareng ama mama..........bisa berjam-jam tp rasanya enak bgt bs manjain diri gt.........

2. Makan yang puedessssss bgt.........biasanya sich makan Nasi bebek goreng, Tempe penyet, Pangsit Mie ayam dll......saking seringnya makan pedes mesti sakit perut dech.......

3. Kena debu ato yang kotor2 gt.....ihhh paling sebel bgt kalo ada debu yang beterbangan....jadi pengen cepet mandi.......

4. Maen game komputer, biasanya game paling seneng sich kaya popcaps games, diner dash, zuma.....wah gue seneng banget ama tuch game tp alhamdulillah akhirnya bs tamat smuanya.......

5. Jalan - jalan n shopping di mall...........wah kalo da liat barang - barang yang di mal tuch bawaanya pengen beli mulu.......kebiasan sich nyobain baju - baju gt,trus kl da dicoba jdnya pengen......boros bgt......

6. Nonton bioskop,.......biasaanya seringnya nonton film yang horor and drama......gw paling seneng ama horor indonesia, kalo abis liat tuch mesti kebayang2 ampe pulang......hiiiiiiiii...............

7. Bawa handyclean di tas.....setiap abis pegang apapun mesti pake handyclean dl dech.....gw ga seneng yang jorok - jorok dech pokonya......

8. makan pizza, wah itu salah satu makanan fave gue.....and biasanya kalo makan tuch mesti ampe kenyang bgt ampe - ampe clana gw da ga muat.....

Alhamdulillah,.......................kelar jg dech.......................


8 orang yang beruntung nich..........
1. Amanda faishal (itsamanda)
2. Vera gaswanda
3. Shu sie
4. Virgianty kusumah
5. Thia Az zahra
6. Yani Nazri
7. Nila Kencana
8. Diaz Carey


Blog EntryPeRLaKuAn Abu Ustman TerHadaP IstrInYaSep 5, '07 2:51 AM
for everyone
Suatu ketika Maryam isteri Abu 'Utsman, yang ketika itu sedang berduaan dengan suaminya tersebut, bertanya,"Wahai Abu 'Utsman, perbuatanmu yang manakah yang paling engkau harapkan (pahalanya)?"

Marilah kita perhatikan bersama jawaban dari Abu 'Utsman ini:

Abu 'Utsmanpun menjawab, "Wahai Maryam, ketika aku tumbuh menjadi pemuda yang tampan, yang kemudian keluargaku menginginkanku menikah, tetapi aku menolaknya.

Tiba-tiba seorang wanita datang kepadaku seraya mengatakan, "Wahai Abu 'Utsman, aku mencintaimu dengan cinta yang membuatku tidak bisa tidur dan gelisah. Aku memohon kepadamu demi Allah Yang membolak-balikkan hati dan aku mendekat kepadamu agar engkau sudi menikah denganku."

Kemudian akupun bertanya padanya, "Apakah engkau mempunyai orang tua?"
Ia menjawab, "Ya, seorang penjahit di tempat demikian dan demikian."

Kemudian akupun mendatangi ayahnya agar menikahkannya denganku
Ayahnyapun gembira akan hal itu. Selanjutnya aku menghadirkan para saksi, lalu aku menikah dengannya.

Ketika aku masuk menemui wanita (istriku) tersebut, ternyata aku mendapatinya buta sebelah, pincang, dan rupanya buruk. Maka akupun berucap, "Ya Allah, untuk-Mu segala pujian atas apa yang Engkau tentukan untukku."

Keluargakupun mencelaku atas hal yang terjadi itu, namun aku semakin berbuat baik dan memuliakannya, hingga dia tidak membiarkanku keluar dari sisinya. Hal ini mengakibatkan aku meninggalkan beberapa majelis karena lebih mementingkan kerelaannya dan menjaga hatinya.

Akupun tinggal bersamanya dalam keadaan demikian selama 15 tahun. Dan aku seolah-olah berada di atas bara api di sebagian waktuku. Aku tidak menampakkan sedikitpun dari hal itu kepadanya sampai dia meninggal. Tidak ada sesuatupun yang lebih aku harapkan bagi diriku, dibanding aku memelihara perasaan hatinya terhadapku."

Demikianlah salah satu gambaran contoh yang unik dan indah mengenai akhlak orang-orang terdahulu yang paham terhadap agama Islam. Ini dikarenakan mereka telah mendengar hadits-hadits Nabi Sholallahu 'alaihi wasallam yang memerintahkan agar tidak bersikap keras, tetapi lemah lembut dan berakhlak mulia terutama terhadap istri-istrinya.

Seperti dalam hadits yang terdapat dalam HR. Ibnu Hibban (no. 1957), yang telah dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam as-Silsilah ash-Shahiihah (no. 195) yang artinya:
Dari Abu Hurairah Rodhiallahu 'anhu, ia menuturkan bahwa Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Sesungguhnya Allah membenci setiap orang yang keras lagi kasar, berteriak-teriak di pasar, bangkai di malam hari, keledai di siang hari, mengerti urusan dunia tetapi bodoh dengan urusan akhirat."

Disebutkan didalam tafsir yang terdapat dalam 'Audatul Hijaab (II/409), orang yang keras lagi kasar adalah orang yang keras terhadap keluarganya lagi sombong dalam dirinya.

Selain itu hadits yang diriwayatkan oleh ath-Thabrani yang juga telah dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam as-Silsilah ash-Shahiihah (no. 433) yang artinya:

Dari Usamah bin Syuraik Rodhiallahu 'anhu secara marfu': Hamba-hamba Allah yang paling dicintai oleh Allah adalah orang yang paling baik akhlaknya diantara mereka."

Nabi juga memerintahkan agar berakhlak baik terhadap kaum wanita atau istri. Sebagaimana yang tercantum dalam HR. At-Tirmidzi (no. 1162) dalam kitab Ar-Radhaa', Abu Dawud (no 4682) kitab As-Sunnah, Ahmad (no. 9756), yang juga telah dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam as-Silsilah ash-Shahiihah (no. 284) yang artinya:

Dari Abu Hurairah Rodhiallahu 'anhu, Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Kaum mukmin yang paling sempurna keimanannya ialah yang paling baik akhlaknya, dan sebaik-baik kalian ialah yang terbaik kepada isteri-isterinya".

Hadits dan kisah diatas patut menjadi pelajaran bagi diri-diri kita, para suami. Apakah kita telah berakhlak yang baik terhadap istri-istri kita. Apakah perbuatan kita sehari-hari telah sesuai dengan yang dicontohkan Rasulullah, Sahabat, Tabi'in, Tabi'ut tabi'in dalam pergaulannya terhadap istrinya???

Suatu hari masuklah Rasulullah SAW menemui anandanya Fathimah az-zahra rha. Didapatinya anandanya sedang menggiling syair (sejenis padi-padian) dengan menggunakan sebuah penggilingan tangan dari batu sambil menangis. Rasulullah SAW bertanya pada anandanya, "Apa yang menyebabkan engkau menangis wahai Fathimah? Semoga Allah SWT tidak menyebabkan matamu menangis".


Fathimah rha. berkata, "ayahanda, penggilingan dan urusan-urusan rumahtanggalah yang menyebabkan ananda menangis". Lalu duduklah Rasulullah SAW di sisi anandanya. Fathimah rha. melanjutkan perkataannya, "Ayahanda sudikah kiranya ayahanda meminta 'Ali (suaminya) mencarikan ananda seorang jariah untuk menolong ananda menggiling gandum dan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan di rumah".


Mendengar perkataan anandanya ini maka bangunlah Rasulullah SAW mendekati penggilingan itu. Beliau mengambil syair dengan tangannya yang diberkati lagi mulia dan diletakkannya di dalam penggilingan tangan itu seraya diucapkannya "Bismillaahirrahmaanirrahiim".


Penggilingan tersebut berputar dengan sendirinya dengan izin Allah SWT. Rasulullah SAW meletakkan syair ke dalam penggilingan tangan itu untuk anandanya dengan tangannya sedangkan penggilingan itu berputar dengan sendirinya seraya bertasbih kepada Allah SWT dalam berbagai bahasa sehingga habislah butir-butir syair itu digilingnya.


Rasulullah SAW berkata kepada gilingan tersebut, "berhentilah berputar dengan izin Allah SWT", maka penggilingan itu berhenti berputar lalu penggilingan itu berkata-kata dengan izin Allah SWT yang berkuasa menjadikan segala sesuatu dapat bertutur kata.


Maka katanya dalam bahasa Arab yang fasih, "ya Rasulullah SAW, demi Allah Tuhan yang telah menjadikan baginda dengan kebenaran sebagai Nabi dan Rasul-Nya, kalaulah baginda menyuruh hamba menggiling syair dari Masyriq dan Maghrib pun niscaya hamba gilingkan semuanya. Sesungguhnya hamba telah mendengar dalam kitab Allah SWT suatu ayat yang berbunyi :


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ(66:6

(artinya)


"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya para malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang dititahkan-Nya kepada mereka dan mereka mengerjakan apa yang dititahkan".-at-Tahrim:6


Maka hamba takut, ya Rasulullah kelak hamba menjadi batu yang masuk ke dalam neraka. Rasulullah SAW kemudian bersabda kepada batu penggilingan itu, "bergembiralah karena engkau adalah salah satu dari batu mahligai Fathimah az-zahra di dalam sorga". Maka bergembiralah penggilingan batu itu mendengar berita itu kemudian diamlah ia.


Rasulullah SAW bersabda kepada anandanya, "jika Allah SWT menghendaki wahai Fathimah, niscaya penggilingan itu berputar dengan sendirinya untukmu. Akan tetapi Allah SWT menghendaki dituliskan-Nya untukmu beberapa kebaikan dan dihapuskan oleh Nya beberapa kesalahanmu dan diangkat-Nya untukmu beberapa derajat.


Ya Fathimah, perempuan mana yang menggiling tepung untuk suaminya dan anak-anaknya, maka Allah SWT menuliskan untuknya dari setiap biji gandum yang digilingnya suatu kebaikan dan mengangkatnya satu derajat.


Ya Fathimah perempuan mana yang berkeringat ketika ia menggiling gandum untuk suaminya maka Allah SWT menjadikan antara dirinya dan neraka tujuh buah parit. Ya Fathimah, perempuan mana yang meminyaki rambut anak-anaknya dan menyisir rambut mereka dan mencuci pakaian mereka maka Allah SWT akan mencatatkan baginya ganjaran pahala orang yang memberi makan kepada seribu orang yang lapar dan memberi pakaian kepada seribu orang yang bertelanjang.


Ya Fathimah, perempuan mana yang menghalangi hajat tetangga-tetangganya maka Allah SWT akan menghalanginya dari meminum air telaga Kautshar pada hari kiamat.


Ya Fathimah, yang lebih utama dari itu semua adalah keridhaan suami terhadap istrinya. Jikalau suamimu tidak ridha denganmu tidaklah akan aku do'akan kamu. Tidaklah engkau ketahui wahai Fathimah bahwa ridha suami itu daripada Allah SWT dan kemarahannya itu dari kemarahan Allah SWT?.


Ya Fathimah, apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya maka beristighfarlah para malaikat untuknya dan Allah SWT akan mencatatkan baginya tiap-tiap hari seribu kebaikan dan menghapuskan darinya seribu kejahatan.


Apabila ia mulai sakit hendak melahirkan maka Allah SWT mencatatkan untuknya pahala orang-orang yang berjihad pada jalan Allah yakni berperang sabil.


Apabila ia melahirkan anak maka keluarlah ia dari dosa-dosanya seperti keadaannya pada hari ibunya melahirkannya dan apabila ia meninggal tiadalah ia meninggalkan dunia ini dalam keadaan berdosa sedikitpun, dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman dari taman-taman sorga, dan Allah SWT akan mengkaruniakannya pahala seribu haji dan seribu umrah serta beristighfarlah untuknya seribu malaikat hingga hari kiamat.


Perempuan mana yang melayani suaminya dalam sehari semalam dengan baik hati dan ikhlas serta niat yang benar maka Allah SWT akan mengampuni dosa-dosanya semua dan Allah SWT akan memakaikannya sepersalinan pakaian yang hijau dan dicatatkan untuknya dari setiap helai bulu dan rambut yang ada pada tubuhnya seribu kebaikan dan dikaruniakan Allah untuknya seribu pahala haji dan umrah.


Ya Fathimah, perempuan mana yang tersenyum dihadapan suaminya maka Allah SWT akan memandangnya dengan pandangan rahmat. Ya Fathimah perempuan mana yang menghamparkan hamparan atau tempat untuk berbaring atau menata rumah untuk suaminya dengan baik hati maka berserulah untuknya penyeru dari langit (malaikat), "teruskanlah 'amalmu maka Allah SWT telah mengampunimu akan sesuatu yang telah lalu dari dosamu dan sesuatu yang akan datang".


Ya Fathimah, perempuan mana yang meminyak-kan rambut suaminya dan janggutnya dan memotongkan kumisnya serta menggunting kukunya maka Allah SWT akan memberinya minuman dari sungai-sungai sorga dan Allah SWT akan meringankan sakarotulmaut-nya, dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman dari taman-taman sorga seta Allah SWT akan menyelamatkannya dari api neraka dan selamatlah ia melintas di atas titian Shirat".



Blog EntryPeReMPuAN ShALiHahSep 5, '07 2:17 AM
for everyone

Hatim Al Asham berkata :


"Wanita shalihah adalah menjadi tiang agama dan kemakmuran rumah tangga serta dapat membantu ketaatan terhadap suaminya. Adapun wanita yang ingkar terhadap aturan hidupnya dapat membuat hancur hati suaminya, sedang dia sendiri tertawa".


Abdullah bin Umar berkata :


"Tanda wanita ahli neraka adalah tertawa jika berhadapan dengan suaminya dan menghianatinya apabila suaminya membelakangi".


Hatim Al Asham berkata :


"Diantara tanda-tanda wanita shalihah adalah:

1. Mencintai suaminya karena takut kepada Allah

2. Merasa cukup dan menerima pemberian Allah

3. Perhiasannya berupa sifat sosial dan pemurah atas harta yang dimiliki

4. Ibadahnya berbuat baik dan berkhidmat kepada suaminya

5. Cita-citanya bersiap-siap menghadapi mati".


Termasuk dosa besar adalah keluarnya wanita yang bersuami dari rumahnya tanpa izin suaminya, sekalipun karena matinya salah seorang dari kedua orang tuanya untuk menghormati jenazahnya.


Disebutkan dalam kitab "Ihya" karya Imam Al Ghazali, bahwa ada seorang lelaki berpergian jauh dan berpesan kepada istrinya jangan turun dari atas kebawah.


Sedangkan ayah dari istrinya itu berada dibawah dan sakit. Lalu ia mengutus seorang wanita kepada Rasulullah SAW untuk memintakan izin beliau, kalau ia akan turun menjengguk ayahnya.


Maka Rasulullah SAW bersabda : " Taatlah kamu pada suamimu dan jangan turun". Akhirnya ayahnya meninggal, lalu meminta izin lagi pada Rasulullah SAW untuk memperkenankan turun menyaksikan jenazah ayahnya.


Rasulullah bersabda : " Taatlah kamu pada suamimu dan janganlah turun". Lalu ayahnya telah dimakamkan. Maka Rasulullah SAW mengutus seseorang kepada wanita itu  untuk menyampaikan sabdanya, bahwa Allah ta`ala telah mengampuni ayahnya karena ketaatan wanita itu terhadap suaminya.


Blog EntryIsTriKuAug 31, '07 9:41 AM
for everyone

1- Agama

Allah menggambarkan isteri yang solehah didalam firmanNya:

"Maka perempuan-perempuan yang soleh itu ialah yang taat (kepada Allah dan suaminya), dan yang memelihara (kehormatan dirinya dan apa jua yang wajib dipelihara) ketika suami tidak hadir bersama, dengan pemuliharaan Allah dan pertolonganNya".

{Surah anNisa ayat 34}

Dan orang yang taat ialah patuh kepada suaminya, samada si suami tidak ada bersama. Ia termasuk hartanya dan diri. Rasulullah memuji orang yang mempunyai agama didalam hadisnya berbunyi "Mahukah aku beritahu kepada kamu apa yang terbaik dimiliki oleh seseorang?. Itulah perempuan yang solehah"

 {alMustadrak 'ala Sohihaian, isnadnya sahih}.



Imam Ghazali pula meletakkan ciri akhlak yang patut dipelihara oleh lelaki ketika memilih calon isteri. Katanya "Dia sepatutnya bertanya tentang agamanya (si isteri), keupayaannya menjaga solat lima waktu, menjaga puasanya, menjaga rasa malu dan kebersihan, baik kata-katanya serta jauhkan dari berkata yang buruk, membuat kebajikan kepada kedua ibubapanya... dan dia (si calon suami) sepatutnya boleh mencari ciri tersebut pada kedua ibubapanya serta patuhnya mereka terhadap agama"

 [alAdab fidDin, alGhazali ms 49].


Oleh kerana itu, berkahwin terhadap ahli kitab tidak digalakkan (walaupun dibolehkan) kerana ciri-ciri (agama) tersebut tidak dimilikinya. Rasulullah apabila menyebut cara untuk memilih bakal isteri samada dari segi kecantikan, pekerjaan, harta dan agama kemudian bersabda "Tetapi utamakanlah wanita yang taat kepada agama, pasti kamu akan bahagia"

{Sahih alBukhari didalam Kitab Nikah}.

 Dan orang- orang Yahudi serta Nasrani tidak termasuk didalam ciri beragama disebutkan didalam hadis.

Ibnul Jauzi pernah memberi amaran memilih kecantikan dari ciri beragama dengan menyatakan "Dan sudah sepatutnya untuk menoleh kepada ciri agama terlebih dahulu dari melihat ke arah kecantikan, sesungguhnya apabila kurangnya ciri agama tidak ada manfaat langsung dari perempuan tersebut!"

[Soidul Khotir, Ibnul Jauzi ms 361].

Dan hakikatnya kecantikan itu boleh pergi dan hilang tetapi tidak kepada kecantikan pada agama dan akhlak. Sesungguhnya ia pasti kekal pada tabiat seorang
wanita yang solehah yang sangat patuh kepada agama dan mengamalkan apa yang disyariatkan Islam.

2-Keturunan

Mempunyai keturunan atau susungalur/salasilah yang mulia merupakan antara ciri yang dititikberatkan oleh Islam. Keturunan tidak terhad sehingga kedua ibubapanya semata-mata. Malah keturunannya bermula dari kedua ibubapanya,datuk nenek moyangnya dan begitulah seterusnya.

[Ilmu anNafs, Fakhir Aqil ].



Maka sifat-sifat serta tanda-tanda keturunan dicedok dari keturunannya (dengan kata lain ikut acuannya). Ia berkaitrapat dengan keturunan disebelah ayah dan ibu. Oleh yang demikian Nabi pernah bersabda "Pilihlah yang paling baik, dan nikahilah sekufu (yakni setaraf/setara)"

{alMustadrak 'ala Sohihain, isnadnya sahih}.

Manakala, digalakkan berkahwin dengan sekufunya. Mereka yang berketurunan Quraisy adalah sebaik-baik keturunan sesuai dengan sabda Nabi "Sebaik-baik wanita yang menunggang unta salah satunya ialah wanita Quraisy yang soleh dan yang keduanya ialah wanita Quraisy yang berbuat baik kepada anak yang masih kecil dan mengurus sendiri keperluan suaminya "

 {Sahih Bukhari didalam kitab Nikah}.



Maksud memberi sepenuh kasih sayang didalam hadis diatas ialah menunaikan tanggungjawab apabila kematian suaminya dan tidak berkahwin selepas itu

 [Fathul Bari, Ibn Hajar Juz 19 ms 151].



Sepertimana si suami memilih isterinya janganlah dari keturunan kerabatnya (seperti sepupu dan seterusnya dari punca keturunannya) . Ini adalah untuk menjamin kesucian dan kemurnian keturunannya (dari pelbagai penyakit samada fizikal dan mental). Perkahwinan selain daripada itu dapat menjalinkan satu ikatan silaturrahim baru didalam sesebuah masyarakat. Dan berkahwin sesama kerabat pula akan menyebabkan kelemahan mental bagi anak yang akan lahir kelak [atTufulah bainal indifa' ilal rusyd wa ta'thirul thaqafatul mahalliah, Abdul Hamid Sodiq Badwi

3. Umur

Umur si isteri juga memainkan peranan penting untuk keturunan serta selamat dari kelemahan fizikal dan mental. Fuad alBahi berkata "Sesungguhnya kanak-kanak yang lahir dari pasangan yang berkahwin pada usia remaja lebih lama hidup daripada pasangan yang berkahwin pada usia yang lanjut"

 [alAsasul Nafsiah Linnumuww MinatTufulah IlasSyaikhukhah ms 65-66]



Oleh kerana itulah Rasulullah sendiri pernah bersabda untuk mengahwini anak dara kerana terdapat beberapa kelebihan anak dara dari janda. Baginda pernah menyatakan kepada seorang dari lelaki yang mengahwini janda "Kenapa tidak anak dara, yang boleh kamu bawa berhibur dan bergurau senda?"

 {Sahih Muslim didalam Kitab arRada'}.

 Dan sudah tentu guruan senda ini kebiasaanya terdapat pada usia muda dan kurang pada orang yang lanjut usianya serta janda mungkin disebabkan kesempurnaan akal fikiran mereka.

Sehingga kita terdapat beberapa bukti serta kajian tentang ini (perkahwinan usia muda dan tua). Fuad alBahi menambah "Nisbah kanak-kanak yang terbiar (disebabkan oleh matinya ibu) bertambah kerana lanjutnya usia ibunya khususnya selepas umur 45 tahun"

 [alAsasul Nafsiah Linnumuww MinatTufulah IlasSyaikhukhah ms 66]



Oleh kerana itu, si suami yang sedang memilih calon isteri hendaklah memilih dari kalangan anak dara muda yang sesuai untuk dirinya.

 

4- Kecantikan

Ibnul Qayyim alJauziah
menyebut "Lazimnya seorang manusia dari segi fitrahnya akan memilih orang yang mempunyai paras rupa yang cantik, suara lembut serta menawan". [Raudhotul Muhibbin wa Nuzhatul Musytaqqin ms 232].

Ini bermakna ramai yang akan mengelak untuk memilih calon isterinya jika tidak terdapat ciri tersebut.

Rasulullah pula mengingatkan umatnya agar memandang terlebih dahulu tunang yang bakal menjadi isteri. Baginda bersabda kepada salah seorang sahabatnya yang ingin berkahwin "Pergilah kau melihatnya, sesungguhnya pada pandangan terdapat sesuatu (yang boleh diteliti)"

{Sahih Muslim didalam Kitab Nikah}.

 

Oleh kerana itu, sunat bagi seorang lelaki memandang tunangnya untuk melihat perkara yang sepatutnya dilihat. Jikalau ada perkara yang menghalang melihatnya secara berdepan, maka dipilih jalan melihat secara rahsia. Ibn Abi Syaibah menyatakan ulama salaf dahulu bersembunyi melihat seorang wanita yang bakal menjadi isterinya untuk memeriksa kembali (samada bebas dari kesihatan atau dari segi akhlaknya diluar pandangan pasangan).

[alKitab alMusonnaf Fil Ahadith wal Athar ms 355-356]



Jikalau dengan cara rahsia pun tidak dapat, maka boleh dilihat dari segi fotografi yang diambil secara dekat. Jikalau itu juga tidak boleh maka apa sahaja yang boleh menjamin keselesaan pada suami untuk melihat bakal isterinya (tidak melampaui batas syara' yang ditetapkan) ataupun cukup mendapat gambaran dari ahli keluarganya secara terperinci.

Si suami dinasihat tidak mengabaikan kelonggaran yang diberikan oleh agama. Walaubagaimanapun, biarlah ia dilaksanakan secara sederhana dan bukan melampau-lampau. Dan jika lelaki tersebut sudah redha dengan bakal isterinya dan gembira dengan sudah memandang dan melihatnya maka ia sudah menjamin separuh dari kebahgiaan berumahtangga kelak. Maka dengan cara ini sudah menolong si lelaki tersebut agar menundukkan pandangan, menjaga kehormatan serta redha agar qadha dan qadha yang diterimanya kelak.

5- Pengisian Masa Lapang

Yang dimaksudkan dengan waktu lapang ialah seorang wanita itu mengisinya dengan menguruskan rumah, memelihara dan menjaga anaknya, malah menguruskan rumah hendaklah merupakan antara kerja yang lebih menonjol dari pekerjaan yang lain (didalam rumahtangga).



Muhammad Qutb menyebut "Sesungguhnya kanak-kanak pada tahun pertama memerlukan ibu yang khusus yang tidak sibuk dengan pekerjaan lain selain menjaganya demi membentuknya sebagai generasi masa depan yang cemerlang".

[Manhaj atTarbiyyah Bahagian 2 ms 108]


Bahayanya jika wanita itu bebas bekerja serta memberi peluang kebebasan kepada anak untuk keluar rumah menjadikan ia satu masalah yang besar kepada masyarakat. Ini ditakuti akan membawa masalah seperti yang terjadi di Amerika Syarikat pada satu masa dahulu yang dikenali sebagai 'anak-anak kunci'. Pada masa itu seramai 4 juta kanak-kanak Islam memegang kunci rumah kerana ketiadaan ibu dan ayah (disebabkan sibuknya bekerja). Mukhtar Kholil alMaslati menyatakan "pengabaian ini menyebabkan si anak mula tidak tentu arah serta bermulanya penyelewengan dari segi akhlak mereka".

 [Amrika kama raitaha ms 101-02]

Ini menunjukkan betapa penting bakal suami memeriksa semula samada bakal isteri tadi benar-benar bersetuju dengannya, redha akan perkahwinannya agar menjamin kebahagiaan dan mencapai ketengangan seperti yang digariskan didalam alQuran.

Allah berfirman didalam Surah arRum ayat 21 :

"Dan di antara tanda-tanda yang membuktikan kekuasaannya dan rahmatNya, bahawa Ia menciptakan untuk kamu (wahai kaum lelaki), isteri-isteri dari jenis kamu sendiri, supaya kamu bersenang hati dan hidup mesra dengannya, dan dijadikanNya di antara kamu (suami isteri) perasaan kasih sayang dan belas kasihan. Sesungguhnya yang demikian itu mengandungi keterangan-keterangan (yang menimbulkan kesedaran) bagi orang-orang yang berfikir".

Akhirnya, bakal suami yang bertunang khususnya hendaklah melakukan sunat Istikharah seperti yang dilakukan oleh Rasulullah. Panjatkan doa serta memberi sepenuhnya pengharapan kepada ALlah agar diberinya isteri yang solehah. Dan sudah tentu perkara ini (istikharah) tidak diabaikan oleh setiap pasangan. Sesungguhnya istikharah antara perkara yang memberi kesan besar untuk mendapat taufiq dan mendapat panduan yang benar didalam apa jua perkara.


Blog EntryIsterikuAug 31, '07 9:32 AM
for everyone

Isteri yang solehah itu sentiasa berjuang bersama-sama suami menyebarkan fikrah Islamiyyah, khususnya kepada kaum sejenisnya. Mendidik dan membimbing mereka sehingga lahir kefahaman dan kesedaran Islam. Sehingga mereka pula mampu untuk menjadi pejuang-pejuang akidah yang bersedia menumpukan taat setia kepada Islam dan pergerakannya. Keletihan suami setelah melaksanakan tugas harian dan berdakwah disambut dengan wajah yang berseri dengan ucapan kata-kata yang dapat memberi kekuatan jiwa untuk lebih istiqamah, ketika menghadapi masyarakat jahiliyah tanpa mempunyai perasaan bosan dan jemu. Mengizinkan dan merasa bahagia melihat suami menjalankan tugas Islam tidak kira masa dan waktu. Bersedia memberikan rumahnya, hartanya dan masanya untuk tugas yang murni ini dengan hati yang penuh redha. Isteri yang soleh juga sentiasa melaksanakan tugas-tugas yang diamanahkan kepadanya dengan sebaik-baiknya dan bersedia untuk menghadapi segala ujian-ujian dari Allah SWT.

 

Pesanan Imam Al-Ghazali kepada anak perempuannya di hari perkahwinannya

Anakku!

Engkau sekarang akan berpindah dari rumah tempat engkau dibesarkan

Dan akan berada di tempat tidur yang tidak engkau kenal,

Dan rakan hidup yang engkau tidak biasa dengannya.

Itulah suamimu....

Jadilah engkau sebagai tanah untuknya dan ia akan menjadi sebagai langitmu.

Jadilah engkau sebagai lantai untuknya dan ia dapat kau jadikan tiangmu.

Jadikanlah dirimu ibarat seorang khadam kepadanya, nescaya dia pula akan menjadi khadam kepadamu.

Jangan engkau memaksa-maksa apabila engkau meminta sesuatu daripadanya...

Dengan cara yang demikian akan menjadi ia merasa benci padamu.

Jangan pula engkau menjauhkan diri nescaya ia akan melupakan engkau.

Dan kalau ia pula menjauhkan diri secara marah kerana sesuatu sebab yang tertentu, maka yang eloknya jauhkanlah dirimu daripadanya semasa marah.

Peliharalah hidung, telinga dan matanya janganlah membiarkan dia menghidu sesuatu daripada mu melainkan yang harum,

Janganlah membiarkan dia mendengar sesuatu daripadamu melainkan yang baik,

Dan janganlah membiarkan dia melihat sesuatu daripada mu melainkan yang cantik, belaka.


Blog EntryMenggapai CinTa Allah SWTAug 31, '07 7:55 AM
for everyone
Dalam amal ubudiyah, cinta (mahbbah) menempati derajat yang paling tinggi. Mencintai Allah dan rasul-Nya berarti melaksanakan seluruh amanat dan ajaran Al-Qur'an dan Sunnah Rasul, disertai luapan kalbu yang dipenuhi rasa cinta. Pada mulanya, perjalanan cinta seorang hamba menapaki derajat mencintai Allah. Namun pada akhir perjalanan ruhaninya, sang hamba mendapatkan derajat wahana yang dicintaiNya. Rasulullah s.a.w. bersabda: "Allah, Yang Maha Agung dan Mulia menjumpaiku - yakni dalam tidurku - kemudian berfirman kepadaku, "Wahai Muhammad, katakanlah : "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk mencintai-Mu, mencintai siapa saja yang mencintai-Mu, serta mencintai perbuatan yang mengantarkan aku untuk mencintai-Mu."

Dalam buku "Mahabbatullah" (mencintai Allah), Imum Ibnu Qayyim menuturkan tahapan-tahapan menuju wahana cinta Allah. Bahwasanya cinta senantiasa berkaitan dcngan amal. Dan amal sangat tergantung pada keikhlasan kalbu, disanalah cinta Allah berlabuh. Itu karena Cinta Allah merupakan refleksi dari disiplin keimanan dan kecintaan yang terpuji, bukan kecintaan yagn tercela yang menjerumuskan kepada cinta selain Allah. Tahapan-tahapan menuju wahana cinta kepada Allah adalah sebagai berikut:

1. Membaca al-Qur'an dengan merenung dan memahami kandungan maknanya sesuai dengan maksudnya yang benar. Itu tidaklain adalah renungan seorang hamba Allah yang hafal danmampu menjelaskan al-Qur'an agar dipahami maksudnya sesuai dengan kehendak Allah swt. Al-Qur'an merupakan kemuliaan bagi manusia yang tidak bisa ditandingi dengan kemuliaan apapun. Ibnu Sholah mengatakan "Membaca Al-Qur'an merupakan kemuliaan, dengan kemuliaan itu Allah ingin memuliakan manusia di atas mahluk lainnya. Bahkan malaikat pun tidak pernah diberi kemuliaan semacam itu, malah mereka selalu berusaha mendengarkannya dari manusia".

2. Taqarub kepada Allah swt, melalui ibadah-ibadah sunnah setalah melakukan ibadah-ibadah fardlu. Orang yang menunaikan ibadah-ibadah fardlu dengan sempurna mereka itu adalah yang mencintai Allah. Sementara orang yang menunaikannya kemudian menambahnya dengan ibadah-ibadah sunnah, mereka itu adalah orang yang dicintai Allah. Ibadah-ibadah sunnah untuk mendekatkan diri kepada Allah, diantaranya adalah: shalat-shalat sunnah, puasa-puasa sunnah,sedekah sunnah dan amalan-amalan sunnah dalam Haji dan Umrah.

3. Melanggengkan dzikir kepada Allah dalam segala tingkah laku, melaui lisan, kalbu, amal dan perilaku. Kadsar kecintaan seseorang terhadap Allah tergantung kepada kadar dzikirnya kepadaNya. Dzikir kepada Allah merupakan syiar bagi mereka yang mencintai Allah dan orang yang dicintai Allah. Rasulullah s.a.w. pernah bersabda: "Sesungguhnya Allah aza wajalla berfirman :"Aku bersama hambaKu,s elama ia mengingatKu dan kedua bibirnya bergerak (untuk berdzikir) kepadaKu".

4. Cinta kepada Allah melebihi cinta kepada diri sendiri. Memprioritaskan cinta kepada Allah di atas cinta kepada diri sendiri, meskipun dibayang-bayangi oleh hawa nafsu yang selalu mengajak lebih mencintai diri sendiri. Artinya ia rela mencintai Allah meskipun beresiko tidak dicintai oleh mahluk. Inilah derajat para Nabi, diatas itu derajat para Rasul dan diatasnya lagi derajat para rasulul Ulul Azmi, lalu yang paling tinggi adalah derajat Rasulullah Muhammad s.a.w. sebab beliau mampu melawan kehendak dunia seisinya demi cintanya kepada Allah.

5. Kontinuitas musyahadah (menyaksikan) dan ma'rifat (mengenal) Allah s.w.t. Penglihatan kalbunya terarah kepada nama-nama Allah dan sifat-sifatNya. Kesadaran dan penglihatan kalbunya berkelana di taman ma'rifatullah (pengenalan Allah yang paling tinggi). Barang siapa ma'rifat kepada asma-asma Allah, sifat-sifat dan af'al-af'al Allah dengan penyaksian dan kesadaran yang mendalam, niscaya akan dicintai Allah.

6. Menghayati kebaikan, kebesaran dan nikmat Allah lahir dan batin akan mengantarkan kepada cinta hakiki kepadaNya. Tidak ada pemberi nikmat dan kebaikan yang hakiki selain Allah. Oleh sebab itu, tidak ada satu pun kekasih yang hakiki bagi seorang hamba yang mampu melihat dengan mata batinnya, kecuali Allah s.w.t. Sudah menjadi sifat manusia, ia akan mencintai orang baik, lembut dan suka menolongnya dan bahkan tidak mustahil ia akan menjadikannya sebagai kekasih. Siapa yang memberi kita semua nikmat ini? Dengan menghayati kebaikan dan kebesaran Allah secara lahir dan batin, akan mengantarkan kepada rasa cinta yang mendalam kepadaNya.

7. Ketertundukan hati secara total di hadapan Allah, inilah yang disebut dengan khusyu'. Hati yang khusyu' tidak hanya dalam melakukan sholat tetapi dalam semua aspek kehidupan ini, akan mengantarkan kepada cinta Allah yang hakiki.

8. Menyendiri bersama Allah ketika Dia turun. Kapankan itu? Yaitu saat sepertiga terakhir malam. Di saat itulah Allah s.w.t. turun ke dunia dan di saat itulah saat yang paling berharga bagi seorang hamba untuk mendekatkan diri kepadaNya dengan melaksanakan sholat malam agar mendapatkan cinta Allah.

9. Bergaul dengan orang-orang yang mencintai Allah, maka iapun akan mendapatkan cinta Allah s.w.t.

10. Menjauhi sebab-sebab yang menghalangi komunikai kalbu dan Al-Khaliq, Allah subhanahu wataala.

Blog EntryRabi'Ah Bin Ka'abAug 31, '07 7:49 AM
for everyone
Rabi'ah bin Ka'ab bercerita tentang riwayat hidupnya dalam Islam. Katanya, "Dalam usia muda jiwaku sudah cemerlang dengan cahaya iman. Hati kecilku sudah penuh berisi pengertian dan pemahaman tentang Islam. Pertama kali aku berjumpa dengan Rasulullah SAW, aku langsung jatuh cinta kepada beliau dengan seluruh jiwa ragaku. Aku sangat tertarik kepadanya, sehingga aku berpaling kepada beliau seorang dari yang lain.

Pada suatu hari hati kecilku berkata, "Hai Rabi'ah! Mengapa engkau tidak berusaha untuk berkhidmat menjadi pelayan kepada Rasulullah SAW? Cobalah usahakan. Jika beliau menyukaimu engkau pasti akan bahagia berada di samping beliau dalam mencintainya dan akan beroleh keuntungan di dunia dan akhirat."

Berkat desakan hati, aku segera mendatangi Rasulullah SAW dengan penuh harapan semoga beliau menerimaku untuk berkhidmat kepadanya. Ternyata harapanku tidak sia-sia. Beliau menyukai dan menerimaku menjadi pelayannya. Sejak hari itu aku senantiasa di samping beliau, selalu berada di bawah bayang-bayangnya. Aku ikut kemana beliau pergi dan selalu siap dalam lingkungan tempat beliau berada. Bila beliau mengedipkan mata ke arahku, aku segera berada di hadapannya. Bila beliau membutuhkan sesuatu, aku sudah siap sedia melayaninya.

Aku melayani beliau sepanjang hari sampai habis waktu Isya' yang terakhir. Ketika beliau pulang ke rumahnya hendak tidur, barulah aku berpisah dengannya. Tetapi, hatiku selalu berkata, "Hendak ke mana engkau hai Rabi'ah? Mungkin Rasulullah membutuhkanmu tengah malam." Karena itu aku duduk di muka pintu beliau dan tidak pergi jauh dari bendul rumahnya.

Tengah malam beliau bangun untuk shalat. Sering kali aku mendengar beliau membaca surat Al-Fatihah. Beliau senantiasa membacanya berulang-ulang sejak dari pertengahan malam ke atas. Setelah mataku mengantuk benar, barulah aku pergi tidur. Sering pula aku mendengar beliau membaca, "Sami'allaahu liman hamidah." Kadang-kadang beliau membacanya ulang dengan tempo yang lebih lama daripada jarak ulangan membaca Al-Fatihah.

Sudah menjadi kebiasaan Rasulullah SAW, jika seorang berbuat baik kepadanya, beliau lebih suka membalasnya dengan yang paling baik. Begitulah, beliau membalas pula pelayananku kepadanya dengan yang paling baik. Pada suatu hari beliau memanggilku seraya berkata, "Hai Rabi'ah bin Ka'ab!"

"Saya, ya Rasulullah!" jawabku sambil bersiap-siap menerima perintah beliau.

"Katakanlah permintaanmu kepadaku, nanti kupenuhi," kata beliau.

Aku diam seketika sambil berpikir. Sesudah itu aku berkata, "Ya Rasulallah, berilah aku sedikit waktu untuk memikirkan apa sebaiknya yang akan kuminta. Setelah itu akan kuberitahukan kepada Anda."

"Baiklah kalau begitu," jawab Rasulullah.

Aku seorang pemuda miskin, tidak berkeluarga, tidak punya harta dan tidak punya rumah tinggal di shuffatul masjid (emper masjid), bersama-sama dengan kawan senasib, yaitu orang-orang fakir kaum muslimin. Masyarakat menyebut kami "dhuyuful Islam" (tamu-tamu) Islam. Bila seorang muslim memberi sedekah kepada Rasulullah, sedekah itu diberikan beliau kepada kami seluruhnya. Bila ada yang memberikan hadiah kepada beliau, diambilnya sedikit dan lebihnya diberikan beliau kepada kami.

Nafsuku mendorong supaya aku meminta kekayaan dunia kepada beliau, agar aku terbebas dari kefakiran seperti orang-orang lain yang menjadi kaya, punya harta, istri, dan anak. Tetapi, hati kecilku berkata, "Celaka engkau, hai Rabi'ah bin Ka'ab! Dunia akan hilang lenyap dan rezkimu di dunia sudah dijamin Allah, pasti ada. Padahal, Rasulullah SAW yang berada dekat Rabnya, permintaannya tak pernah ditolak. Mintalah supaya beliau mendoakan kepada Allah kebajikan akhirat untukmu."

Hatiku mantap dan merasa lega dengan permintaan seperti itu. Kemudian aku datang kepada Rasulullah, lalu beliau bertanya, "Apa permintaanmu, wahai Rabi'ah?"

Jawabku, "Ya Rasulullah! aku memohon semoga Anda sudi mendoakan kepada Allah Taala agar aku teman Anda di surga."

Agak lama juga Rasulullah SAW terdiam. Sesudah itu barulah beliau berkata, "Apakah tidak ada lagi permintaamu yang lain?"

Jawabku, "Tidak, ya Rasulullah! rasanya tidak ada lagi permintaan yang melebihi permintaan tersebut bagiku."

"Kalau begitu bantulah saya dengan dirimu sendiri. Banyak-banyaklah kamu sujud," kata Rasulullah. Sejak itu aku bersungguh-sungguh beribadah, agar mendapatkan keuntungan menemani Rasulullah di surga, sebagaimana keuntunganku melayani beliau di dunia.

Tidak berapa lama kemudian Rasulullah SAW memanggilku, katanya, "Apakah engkau tidak hendak menikah, hai Rabi'ah?"

Jawabku, "Aku tidak ingin ada sesuatau yang menggangguku dalam berkhidmat kepada Anda, ya Rasulullah. Di samping itu, aku tidak mempunyai apa-apa untuk mahar kawin, dan untuk kelangsungan hidup atau tegaknya rumah tangga.

Rasulullah diam saja mendengar jawabanku. Tidak lama kemudian beliau memanggilku kali yang kedua. Kata beliau, "Apakah engkau tidak hendak menikah, ya Rabi'ah?"

Aku menjawab seperti jawaban yang pertama. Tetapi setelah aku duduk sendiri, aku menyesal. Aku berkata kepada diri sendiri, "Celaka engkau hai Rabi'ah! Mengapa engkau menjawab begitu? Bukankah Rasulullah lebih tahu apa yang baik bagimu mengenai agama maupun dunia, dan beliau lebih tahu daripada kamu tentang dirimu sendiri? Demi Allah jika Rasulullah memanggilku lagi dan bertanya masalah kawin, akan kujawab, ya."

Memang tidak berapa lama kemudian Rasululah SAW menanyakan kembali, "Apakah engkau tidak hendak menikah, hai Rabi'ah?"

Jawabku, "Tentu, ya Rasulullah! Tetapi, siapakah yang mau kawin denganku, keadaanku seperti yang Anda maklumi."

Kata Rasululah SAW, "Temuilah keluarga Fulan. Katakan kepada mereka Rasulullah menyuruh kalian supaya menikahkan anak perempuan kalian, si Fulanah dengan engkau."

Dengan malu-malu aku datang ke rumah mereka. Lalu kukatakan, "Rasulullah mengutusku ke sini, kalian mengawinkan denganku anak perempuan kalian si Fulanah."

Jawabku, "Ya, si Fulanah?"

Kata mereka, "Marahaban, bi Rasulilah, wa marhaban bi rasuli Rasulillah!" (Selamat datang ya Rasulullah dan dan selamat datang utusan Rasulullah. Demi Allah! Utusan Rasulullah tidak boleh pulang, kecuali setelah hajatnya terpenuhi!"

Lalu, mereka nikahkan aku dengan anak gadisnya. Sesudah itu aku datang menemui Rasulullah SAW. Kataku, "Ya Rasulullah! aku telah kembali dari rumah keluarga yang baik. Mereka mempercayaiku, menghormatiku, dan menikahkan anak gadisnya denganku. Tetapi, bagaimana aku harus membayar mahar mas kawinnya?"

Rasulullah memanggil Buraidah ibnu al-Kasib, seorang sayyid di antara beberapa sayyid dalam kaumku, Bani Aslam. Kata beliau, "Hai, Buraidah! kumpulkan emas seberat biji kurma, untuk Rabi'ah bin Ka'ab!"

Mereka segera melaksanakan perintah Rasulullah SAW tersebut. Emas sudah terkumpul untukku. Kata Rasulullah kepadaku, "Berikan emas ini kepada mereka. Katakan, "Ini mahar kawin anak perempuan kalian."

Aku pergi mendapatkan mereka, lalu kuberikan emas itu sebagaimana dikatakan Rasulullah. Mereka sangat senang dan berkata, "Bagus, banyak sekali!"

Aku kembali menemui Rasulullah SAW. Kataku, "Belum pernah kutemui suatu kaum yang sebaik itu. Mereka senang sekali menerima emas yang aku berikan. Walaupun sedikit, mereka mengatakan, "Bagus, banyak sekali!" Sekarang, bagaimana pula caranya aku mengadakan kenduri, sebagai pesta perkawinanku? Dari mana aku akan mendapatkan biaya, ya Rasulullah?"

Rasulullah berkata kepada Buraidah, "Kumpulkan uang seharga seekor kibasy, beli kibasy yang besar dan gemuk!"

Kemudian Rasulullah berkata kepadaku, "Temui Aisyah Minta kepadanya gandum seberapa ada padanya."

Aku datang menemui ''Aisyah Ummul Mukminin. Kataku, "Ya, Ummul Mukminin! Rasulullah menyuruhku minta gandum seberapa yang ada pada ibu."

''Aisyah menggantangi gandum yang tersedia itu di rumahnya. Katanya, "Inilah yang ada pada kami, hanya ada tujuh gantang. Demi Allah! tidak ada lagi selain ini, bawalah!"

Aku pergi ke rumah istriku membawa kibasy dan gandum. Kata mereka, "Biarlah kami yang memasak gandum. Tetapi kibasy, sebaiknya Anda serahkan kepada kawan-kawan Anda memasaknya."

Aku dan beberapa orang suku Aslam mengambil kibasy tersebut, lalu kami sembelih dan kuliti, sesudah itu kami masak bersama-sama. Kini sudah tersedia roti dan daging untuk kenduri perkawinanku, beliau datang memenuhi undanganku. Alhamdulillah.

Kemudian, Rasulullah menghadiahkan sebidang kebun kepadaku, berbatasan dengan kebun Abu Bakar Shidiq. Dunia kini memasuki kehidupanku. Sehingga, aku sempat berselisih dengan sahabat senior Abu Bakar Shidiq, mengenai sebatang pohon kurma. Kataku kurma itu berada dalam kebunku, jadi milikku. Kata Abu bakar, tidak, kurma itu berada dalam kebunnya dan menjadi miliknya. Aku tetap ngotot dan membantahnya, sehingga dia mengucapkan kata-kata yang tak pantas didengar. Setelah dia sadar atas keterlanjurannya mengucapkan kata-kata tersebut, dia menyesal dan berkata kepadaku, "Hai Rabi'ah! Ucapkan pula kata-kata seperti yang saya lontarkan kepadamu, sebagai hukuman (qishash) bagiku!"

Jawabku, "Tidak! Aku tidak akan mengucapkannya!" Kata Abu Bakar, "Saya adukan kamu kepada Rasulullah, kalau engkau tidak mau mengucapkannya!" Lalu dia pergi menemui Rasulullah SAW. Aku mengikutinya dari belakang.

Kaumku Bani Aslam mencela sikapku. Kata mereka, "Bukankah dia yang memakimu terlebih dahulu? Kemudian dia pula yang mengadukanmu kepada Rasulullah?"

Jawabku kepada mereka, "Celaka kalian! Tidak tahukah kalian siapa dia? Itulah "Ash-Shidiq", sahabat terdekat Rasulullah dan orang tua kaum muslimin. Pergilah kalian segera sebelum dia melihat kalian ramai-ramai di sini. Aku khawatir kalau-kalau dia menyangka kalian hendak membantuku dalam masalah ini sehingga dia menjadi marah. Lalu dalam kemarahannya dia datang mengadu kepada Rasulullah. Rasulullah pun akan marah karena kemarahan Abu Bakar. Karena kemarahan beliau berdua, Allah akan marah pula, akhirnya si Rabi'ah yang celaka?"

Mendengar kata-kataku mereka pergi. Abu Bakar bertemu dengan Rasululah SAW, lalu diceritakannya kepada beliau apa yang terjadi antarku dengannya, sesuai dengan fakta. Rasulullah mengangkat kepala seraya berkata padaku, "Apa yang terjadi antaramu dengan Shiddiq?"

Jawabku, "Ya Rasulullah! Beliau menghendakiku mengucapkan kata-kata makian kepadanya, seperti yang diucapkannya kepadaku. Tetapi, aku tidak mau mengatakannya."

Kata Rasulullah, "Bagus!" Jangan ucapkan kata-kata itu. Tetapi, katakanlah, "Ghaffarallaahu li abi bakar." (Semoga Allah mengampuni Abu Bakar).

Abu bakar pergi dengan air mata berlinang, sambil berucap, "Jazaakallaahu khairan, ya Rabi'ah bin Ka'ab." (Semoga Allah membalas engkau dengan kebajikan, hai Rabi'ah bin Ka'ab).

Blog EntryPrOfiL WaNiTa YaNG PaTuT DiTiRuAug 31, '07 7:47 AM
for everyone
KHADIJAH BINTI KHUWAILID


Rasulullah, saw. berkata kepada Umar r.a. : "Maukah aku beri tahukan
kepadamu tentang sebaik-baik harta simpanan ? Ia adalah wanita yang sholeh; apabila suami memandang kepadanya, maka dia merasa senang, jika suami menyuruhnya, dia menaatinya, dan jika suaminya tidak ada, dia memelihara diri dan harta suaminya." (H.R.Abu Dawud).

Gambaran seorang muslimah tetap kukuh di dalam batin dan hati nurani
kita. Itulah gambaran ideal bagi perilaku wanita muslim, yang kepemimpinannya
terhadap keluarga tampak dalam memikul tanggung jawab. Dia di dalam
rumah suaminya sebagai pemimpin dan penanggung jawab terhadap apa yang
dipimpinnya. Sesungguhnya, hubungan dia dengan suaminya adalah berlandaskan saling mencintai, kasih sayang, pengutamaan orang lain, pemberian, pengorbanan, dan pembelaan.

Cukuplah sebagai pengakuan atas keutamaannya, bahwa hati pertama yang
mendenyutkan Islam dan diteranginya adalah hati seorang wanita yang
luhur budi dan mulia, yaitu Khadijah binti Khuwailid r.a., isteri Rasulullah,saw. setelah itu tidak ada yang melebihinya dalam hal memuliakan dan mengangkat derajat wanita dalam Islam.
Tatkala Rasulullah,saw. mengalami rintangan dan gangguan dari kaum Quraisy, maka di samping beliau berdirilah Khadijah, r.a. Khadijah juga menyiapkan sebuah rumah yang nyaman bagi RAsulullah,saw. sebelum beliau diangkat menjadi Nabi dan membantunya ketika merenung di Gua Hira'. Khadijah adalah
wanita pertama yang beriman kepadanya ketika Nabi berdoa (memohon) kepada Rabbnya. Khadijah adalah sebaik-baik wanita yang menolongnya dengan jiwa, harta, dan keluarga. Peri hidupnya harum, kehidupannya penuh dengan kebajikan dan jiwanya sarat dengan kebaikan.

Rasulullah,saw. bersabda : "Khadijah beriman kepadaku ketika orang-
orang
ingkar, dia membenarkan aku ketika orang-orang mendustakan dan dia
menolongku
dengan hartanya ketika orang-orang tidak memberikan apa-apa."

Kenapa kita bersusah payah mencari teladan di sana-sini, padahal di
hadapan
kita ada "wanita terbaik di dunia", yaitu Khadijah bin Khuwailid,
r.a., Ummu
Mu'minin yang setia dan taat, yang bergaul secara baik dengan
suaminya dan
membantunya di waktu berkhalwat sebelum diangkat menjadi nabi dan
meneguhkan
serta membenarkannya.

Khadijah, r.a. mendahului semua orang dalam beriman kepada risalah
Rasulullah,saw., dan membantu beliau serta kaum muslimin dengan jiwa,
harta dan
keluarganya. Maka, Allah, swt. membalas jasanya terhadap agama dan
Nabi-Nya
dengan sebaik-baik balasan, dan memberinya kesenangan dan kenikmatan
di dalam
istananya, sebagaimana diceritakan Rasulullah, saw. kepada Khadijah
di masa
hidupnya.

Ketika Jibril datang kepada Nabi, dia berkata : "Wahai, Rasulullah,
inilah
Khadijah telah datang membawa sebuah wadah berisi kuah dan makanan
atau
minuman. Apabila dia datang kepadamu, sampaikan salam kepadanya dari
Rabbnya
dan aku, dan beritahukan kepadanya tentang sebuah rumah di surga dari
mutiara
yang tiada keributan di dalamnya dan tidak ada kepayahan." [HR.
Bukhari]

Bukankah istana di surga lebih baik daripada istana-istana di dunia ?

Khadijah, r.a. adalah wanita pertama yang bergabung dengan rombongan
orang
pertama yang beriman kepada Allah,swt. di bumi sesudah Rasulullah,
saw.
Khadijah membawa panji bersama Rasulullah,saw. sejak saat pertama,
berjihad dan
bekerja keras. Dia habiskan kekayaannya dan memusuhi kaumnya. Dia
berdiri di
belakang suami dan Nabinya hingga nafasnya yang terakhir, dan patut
menjadi
teladan tertinggi bagi para wanita.

Betapa tidak, karena Khadijah adalah pendukung Rasulullah, saw. sejak
awal
kenabian. Ar-Ruuhul Amiin telah turun kepada beliau pertama kali di
sebuah gua
di dalam gunung, lalu menyuruhnya membaca ayat-ayat Kitab yang mulia,
sesuai
yang dikehendaki Allah. Kemudian beliau pergi kepada Khadijah dalam
keadaan
takut akibat yang didengar dan dilihatnya. Ketika melihatnya,
Khadijah berkata
:"Dari mana engkau, wahai, Abal Qasim ? Demi Allah, aku telah
mengirim beberapa
utusan untuk mencarimu hingga mereka tiba di Mekah, kemudian kembali
kepadaku."
Maka Nabi menceritakan kisahnya kepada Khadijah.

Khadijah berkata : "Gembira dan teguhlah wahai, putra pamanku. Demi
Allah yang
menguasai nyawaku, sungguh aku berharap engkau akan menjadi Nabi umat
ini."

Rasulullah,saw. tidak mendapatkan darinya, kecuali peneguhan bagi
hatinya,
penggembiraan bagi dirinya, dan dukungan bagi urusannya. Rasulullah,
saw. tidak
pernah